Nasihat

"Ilmu adalah cahaya, dan cahaya Allah tidak akan diberikan kepada orang yang bermaksiat kepada-Nya"

Jumat, 13 Mei 2016

Amal Unggulan

الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا ۚ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْغَفُورُ
Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang Lebih Baik 'Amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun. (QS. Al-Mulk : 2)

KRITERIA AMALAN UNGGULAN
Ada banyak bentuk amal unggulan, yang dengannya kita memohon kepada Allah agar kita menjadi hamba yang diridhoi-Nya.
ltulah yang diharapkan bisa menjadi modal, untuk menjawab pertanyaan Allah. Meski semuanya bukan karena kita sendiri, tetapi lebih karena karunia Allah yang diberikan kepada siapa saja yang dikehendaki. Tetapi itu pun masih harus dipasrahkan, sebab kita sendiri tidak pemah tahu, apakah Allah menerimanya atau tidak. Sebelum segalanya berakhir, rintislah amal- amal unggulan kita di sini, di dunia ini, dari banyak jalan dan cara. Apa pun hasilnya, setidaknya kita telah berusaha.

1. Amal Unggulan : Shalat Fardhu berjama’ah & tepat waktu
إِنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ النَّاسُ بِهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ أَعْمَالِهِمْ الصَّلَاةُ
“Sesungguhnya yang pertama kali akan dihisab dari amal perbuatan manusia pada hari kiamat adalah shalatnya...” [Shahih, HR Abu Daud: 964, At-Tirmizi:413]

2. Amal Unggulan : Dilakukan Secara Berkesinambungan
Untuk menjadi seorang spesialis, tentu butuh sebuah proses yang cukup panjang dan berat. Paling tidak, kita butuh keseriusan dan pengorbanan waktu yang tidak sedikit. Tapi, dengan cara itulah kita baru dapat menikmati pekerjaan yang kita tekuni.
“Amal yang paling dicintai Allah adalah amal yang dilakukan terus menerus meskipun sedikit.” (HR. Muslim)

3. Amal Unggulan : Bobot dan Tingkat Kesulitannya
Sebagian ulama berpendapat, amal yang paling besar pahalanya adalah amal yang tingkat ke- sulitannya paling tinggi. Untuk itulah Rasulullah menempatkan jihad sebagai salah satu amal yang paling afdhal. (HR. Bukhari)
Kisah Umair bin Al Hammam, Kisah Shuhaib bin Sinan, Kisah Abdullah bin Umar

4. Amal Unggulan :  Manfaat Sosialnya yang Besar dan Luas
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
Ø “Sebaik-baik manusia adalah yang paling banyak manfaatnya bagi orang lain.” (HR. Thabrani & Daruquthni)
Ø “Siapa yang memulai suatu perbuatan baik, lalu perbuatan baik itu diikuti orang lain, maka baginya pahala (karena dia memulai) dan pahala seperti pahala orang-orang yang mengikutinya tanpa dikurangi pahala mereka.” (HR.Tirmidzi)
Ø “Sebaik-baik kalian adalah yang memberikan makanan.” (HR. Ahmad)

5. Amal Unggulan yang tidak Dilakukan Setiap Waktu
Setiap kita punya kesempatan melakukan amal yang spektakuler; menciptakan amal unggulan. Hambatannya, seringkali kita kehilangan ketulusan hati dan kejemihan jiwa, kekeruhan niat dan kelumpuhan tekad. Padahal, itulah modal utama yang bisa mengantarkan kita pada amal unggulan, melebihi kesadaran kita mengenali momen-momennya. Kita mungkin pernah mengalami masa-masa sulit. Saat itu, uang yang di tangan hanya cukup untuk makan sekali. Tiba-tiba, datang seorang peminta-minta yang mungkin sudah berhari-hari menahan lapar, atau seorang teman yang sangat membutuhkan pertolongan kita. Apa kira-kira tindakan yang akan kita lakukan? Akankah kita pertahankan uang yang buat kita sendiri tidak cukup, atau kita akan berikan kepada orang itu?

6. Amal Unggulan : Menjadi Pribadi Unggul
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berbagai sabdanya, diantaranya :
Tidak ingkar melunasi hutang
 عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ عن رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلمأنه فَقَالَ « خَيْرُكُمْ أَحْسَنُكُمْ قَضَاءً » متفق عليه
Artinya: Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan: “Bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik dalam membayar hutang.” Muttafaqun ‘alaih
Belajar Al-Quran dan mengajarkannya
عَنْ عُثْمَانَ – رضى الله عنهعَنِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلمقَالَ «خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ» رواه البخاري
Artinya: “Ustman bin Affan radhiyallahu ‘anhu berkata: “Bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sebaik-baik kalian adalah yang belajar al-Quran dan mengajarkannya.” Hadits riwayat Bukhari.
Yang paling diharapkan kebaikannya dan paling jauh keburukannya
عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ رضي الله عنه أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلموَقَفَ عَلَى أُنَاسٍ جُلُوسٍ فَقَالَ « أَلاَ أُخْبِرُكُمْ بِخَيْرِكُمْ مِنْ شَرِّكُمْ ». قَالَ فَسَكَتُوا فَقَالَ ذَلِكَ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ فَقَالَ رَجُلٌ بَلَى يَا رَسُولَ اللَّهِ أَخْبِرْنَا بِخَيْرِنَا مِنْ شَرِّنَاقَالَ « خَيْرُكُمْ مَنْ يُرْجَى خَيْرُهُ وَيُؤْمَنُ شَرُّهُ …» رواه الترمذى
Artinya: “Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berdiri di hadapan beberapa orang, lalu bersabda: “Maukah kalian aku beritahukan sebaik-baik dan seburuk-buruk orang dari kalian?” Mereka terdiam, dan Nabi bertanya seperti itu tiga kali, lalu ada seorang yang berkata: “Iya, kami mau wahai Rasulullah, beritahukanlah kepada kami sebaik-baik dan buruk-buruk kami,” beliau bersabda: “Sebaik-sebaik kalian adalah orang yang diharapkan kebaikannya dan sedangkan keburukannya terjaga…” Hadits riwayat Tirmidzi dan dishahihkan oleh al-Albani di dalam Shahihul Jami’ (no. 2603)
Menjadi suami yang paling baik terhadap keluarganya
عَنْ عَائِشَةَ رضي الله عنها قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلمخَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لأَهْلِهِ وَأَنَا خَيْرُكُمْ لأَهْلِىرواه الترمذى
Artinya: “Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata: “Rasulullah shallallau ‘alaihi wasallam berasabda: “Sebaik-baik kalian adalah (suami) yang paling baik terhadap keluarganya dan aku adalah yang paling baik terhadap keluargaku.” Hadits riwayat Tirmidzi dan dishahihkan oleh al-Albani di dalam Ash Shahihah (no. 285).
Yang paling baik akhlaqnya dan menuntut ilmu
عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- «خَيْرُكُمْ إِسْلاَماً أَحَاسِنُكُمْ أَخْلاَقاً إِذَا فَقِهُوا» رواه أحمد
Artinya: “Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sebaik-baik kalian islamnya adalah yang paling baik akhlaq jika mereka faqih (yaitu dengan cara menuntut ilmu).” Hadits riwayat Ahmad dan dishahihkan oleh al-Albani di dalam Shahihul Jami’ (no. 3312)
Yang memberikan makanan
عَنْ حَمْزَةَ بْنِ صُهَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ رضي الله عنه قَالَفَإِنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلمقَالَ «خَيْرُكُمْ مَنْ أَطْعَمَ الطَّعَامَ» رواه أحمد
Artinya: “Hamzah bin Shuhaib meriwayatkan dari bapaknya radhiyallahu ‘anhu yang berkata: “Sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sebaik-baik kalian adalah yang memberikan makanan.” Hadits riwayat Ahmad dan dihasankan oleh al-Albani di dalam Shahihul Jami’ (no. 3318)
Yang panjang umur dan baik perbuatannya
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بُسْرٍ رضي الله عنه أَنَّ أَعْرَابِيًّا قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَنْ خَيْرُ النَّاسِ قَالَ «مَنْ طَالَ عُمُرُهُ وَحَسُنَ عَمَلُهُ» رواه الترمذى
Artinya: “Abdullah bin Busr radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan bahwa ada seorang Arab Badui berkata kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:“Wahai Rasulullah, siapakah sebaik-baik manusia?” beliau menjawab: “Siapa yang paling panjang umurnya dan baik amalannya.” Hadits riwayat Tirmidzi dan dishahihkan oleh al-Albani di dalam Shahihut Targhib wat Tarhib (no. 3363).
Yang paling bermanfaat bagi manusia
عَنِ جابر، رَضِيَ الله عَنْهُمَا، قَالَ : قال رَسُولُ اللهِ صَلَّى الله عَلَيه وسَلَّمخَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ

Artinya: “Jabir radhiyallau ‘anhuma bercerita bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia.” Hadits dihasankan oleh al-Albani di dalam Shahihul Jami’ (no. 3289). (HR. Thabrani dan Daruquthni)

7. Amal Unggulan : Nilai Strategis dan Keunikan Pelakunya
Mencari amal unggulan di sini, tidak cukup hanya dengan ilmu, ketulusan, dan kekuatan tekad. Ada faktor lain yang mempersempit kesempatan bagi sebagian orang untuk mendapatkan amal unggulan itu, yaitu kekuatan daya interpersonal.
Di awal dakwah Rasulullah SAW, beliau pemah berdoa, “YaAllah, muliakanlah Islam dengan orang yang paling engkau cintai dari dua lelaki ini; dengan Abu Jahal, atau dengan Umar bin Khaththab.” (HR. Tirmidzi) Dan Allah mengabulkan doa beliau dengan Umar sebagai pilihan-Nya.
Ketika itu, Rasulullah sedang dalam kesulitan. Dakwahnya selalu dihambat oleh kaum musyrikin. Logikanya, beliau tentu membutuhkan dukungan dari banyak orang untuk kelangsungan dakwahnya dari tekanan musuh-musuh Allah. Nyatanya, beliau hanya meminta satu orang dari sekian banyak pemimpin Quraisy. Rasulullah sangat mengerti, jika potensi din dari masing-masing; Abu Jahal dan Umar bin Khaththab tershibghah dengan Islam maka perubahan radikal pasti akan terjadi. Bukan hanya pada Islam, tapi pada diri orang itu.

Dari berbagai sumber


Kamis, 12 Mei 2016

Link Download Buku Bahasa Arab "Al-'Arobiyyah Baina Yadaik" Versi Lama (pdf & ppt)

berikut ini adalah link download nya :
https://drive.google.com/open?id=0B1IGscDRrZmdN2VLWXZlYnlkYVk
besar filenya : 2GB

Langkah-langkahnya :
1. download file nya
2. extract file
3. klik file "المشروع" (format : microsoft power point)
4. jika setelah membuka file ada tampilan di layar atas seperti digambar berikut ini, maka klik "enable content" (jika emang ada)


5. setelah itu, jika file dibuka dlm bentuk "slide show" & ada tampilan seperti digambar berikut ini, maka klik "enable external content ....." (jika emang ada)

Rabu, 11 Mei 2016

Link Download Buku "Durusul Lughoh Al-'Arobiyyah"

Link Download Buku Bahasa Arab "Al-'Arobiyyah Linnasyi_in"

Buku 1 untuk Murid
Buku 1 untuk Guru

Buku 2 untuk Murid
Buku 2 untuk Guru

Buku 3 untuk Murid
Buku 3 untuk Guru

Buku 4 untuk Murid
Buku 4 untuk Guru

Buku 5 untuk Murid
Buku 5 untuk Guru

Buku 6 untuk Murid
Buku 6 untuk Guru

PEMUDA ISLAM BERKUALITAS


Tuhan 9 cm Berkepala Api

Puisi karya Taufik Ismail

Indonesia adalah sorga luar biasa ramah bagi perokok,
tapi tempat siksa tak tertahankan bagi orang yang tak merokok,

Di sawah petani merokok,
di pabrik pekerja merokok,
di kantor pegawai merokok,
di kabinet menteri merokok,
di reses parlemen anggota DPR merokok,
di Mahkamah Agung yang bergaun toga merokok,
hansip-bintara-
perwira nongkrong merokok,
di perkebunan pemetik buah kopi merokok,
di perahu nelayan penjaring ikan merokok,
di pabrik petasan pemilik modalnya merokok,
di pekuburan sebelum masuk kubur orang merokok,

Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu-na’im
sangat ramah bagi perokok,
tapi tempat siksa kubur hidup-hidup bagi orang yang tak merokok,

Di balik pagar SMU murid-murid mencuri-curi merokok,
di ruang kepala sekolah ada guru merokok,
di kampus mahasiswa merokok,
di ruang kuliah dosen merokok,
di rapat POMG orang tua murid merokok,
di perpustakaan kecamatan ada siswa bertanya
apakah ada buku tuntunan cara merokok,

Di angkot Kijang penumpang merokok,
di bis kota sumpek yang berdiri yang duduk
orang bertanding merokok,
di loket penjualan karcis orang merokok,
di kereta api penuh sesak orang festival merokok,
di kapal penyeberangan antar pulau penumpang merokok,
di andong Yogya kusirnya merokok,
sampai kabarnya kuda andong minta diajari pula merokok,

Negeri kita ini sungguh nirwana
kayangan para dewa-dewa bagi perokok,
tapi tempat cobaan sangat berat
bagi orang yang tak merokok,

Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru,
diam-diam menguasai kita,

Di pasar orang merokok,
di warung Tegal pengunjung merokok,
di restoran di toko buku orang merokok,
di kafe di diskotik para pengunjung merokok,

Bercakap-cakap kita jarak setengah meter
tak tertahankan asap rokok,
bayangkan isteri-isteri yang bertahun-tahun
menderita di kamar tidur
ketika melayani para suami yang bau mulut
dan hidungnya mirip asbak rokok,

Duduk kita di tepi tempat tidur ketika dua orang bergumul
saling menularkan HIV-AIDS sesamanya,
tapi kita tidak ketularan penyakitnya.
Duduk kita disebelah orang yang dengan cueknya
mengepulkan asap rokok di kantor atau di stopan bus,
kita ketularan penyakitnya.
Nikotin lebih jahat penularannya
ketimbang HIV-AIDS,

Indonesia adalah sorga kultur pengembangbiakan nikotin paling subur di dunia,
dan kita yang tak langsung menghirup sekali pun asap tembakau itu,
Bisa ketularan kena,

Di puskesmas pedesaan orang kampung merokok,
di apotik yang antri obat merokok,
di panti pijat tamu-tamu disilahkan merokok,
di ruang tunggu dokter pasien merokok,
dan ada juga dokter-dokter merokok,

Istirahat main tenis orang merokok,
di pinggir lapangan voli orang merokok,
menyandang raket badminton orang merokok,
pemain bola PSSI sembunyi-sembunyi merokok,
panitia pertandingan balap mobil,
pertandingan bulutangkis,
turnamen sepakbola
mengemis-ngemis mencium kaki sponsor perusahaan rokok,

Di kamar kecil 12 meter kubik,
sambil ‘ek-‘ek orang goblok merokok,
di dalam lift gedung 15 tingkat
dengan tak acuh orang goblok merokok,
di ruang sidang ber-AC penuh,
dengan cueknya,
pakai dasi,
orang-orang goblok merokok,

Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu-na’im
sangat ramah bagi orang perokok,
tapi tempat siksa kubur hidup-hidup
bagi orang yang tak merokok,

Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru,
diam-diam menguasai kita,

Di sebuah ruang sidang ber-AC penuh,
duduk sejumlah ulama terhormat merujuk
kitab kuning dan mempersiapkan sejumlah fatwa.
Mereka ulama ahli hisap.
Haasaba, yuhaasibu, hisaaban.
Bukan ahli hisab ilmu falak,
tapi ahli hisap rokok.
Di antara jari telunjuk dan jari tengah mereka
terselip berhala-berhala kecil,
sembilan senti panjangnya,
putih warnanya,
ke mana-mana dibawa dengan setia,
satu kantong dengan kalung tasbih 99 butirnya,

Mengintip kita dari balik jendela ruang sidang,
tampak kebanyakan mereka
memegang rokok dengan tangan kanan,
cuma sedikit yang memegang dengan tangan kiri.
Inikah gerangan pertanda
yang terbanyak kelompok ashabul yamiin
dan yang sedikit golongan ashabus syimaal?

Asap rokok mereka mengepul-ngepul di ruangan AC penuh itu.
Mamnu’ut tadkhiin, ya ustadz.
Laa tasyrabud dukhaan, ya ustadz.
Kyai, ini ruangan ber-AC penuh.
Haadzihi al ghurfati malii’atun bi mukayyafi al hawwa’i.
Kalau tak tahan,
Di luar itu sajalah merokok.
Laa taqtuluu anfusakum.

Min fadhlik, ya ustadz.
25 penyakit ada dalam khamr.
Khamr diharamkan.
15 penyakit ada dalam daging khinzir (babi).
Daging khinzir diharamkan.
4000 zat kimia beracun ada pada sebatang rokok.
Patutnya rokok diapakan?

Tak perlu dijawab sekarang, ya ustadz.
Wa yuharrimu ‘alayhimul khabaaith.
Mohon ini direnungkan tenang-tenang,
karena pada zaman Rasulullah dahulu,
sudah ada alkohol,
sudah ada babi,
tapi belum ada rokok.

Jadi ini PR untuk para ulama.
Tapi jangan karena ustadz ketagihan rokok,
Lantas hukumnya jadi dimakruh-makruhkan,
jangan,

Para ulama ahli hisap itu terkejut mendengar perbandingan ini.
Banyak yang diam-diam membunuh tuhan-tuhan kecil yang kepalanya berapi itu,
yaitu ujung rokok mereka.
Kini mereka berfikir.
Biarkan mereka berfikir.
Asap rokok di ruangan ber-AC itu makin pengap,
dan ada yang mulai terbatuk-batuk,

Pada saat sajak ini dibacakan malam hari ini,
sejak tadi pagi sudah 120 orang di Indonesia mati karena penyakit rokok.
Korban penyakit rokok
lebih dahsyat ketimbang korban kecelakaan lalu lintas,
lebih gawat ketimbang bencana banjir,
gempa bumi dan longsor,
cuma setingkat di bawah korban narkoba,

Pada saat sajak ini dibacakan,
berhala-berhala kecil itu sangat berkuasa di negara kita,
jutaan jumlahnya,
bersembunyi di dalam kantong baju dan celana,
dibungkus dalam kertas berwarni dan berwarna,
diiklankan dengan indah dan cerdasnya,

Tidak perlu wudhu atau tayammum menyucikan diri,
tidak perlu ruku’ dan sujud untuk taqarrub pada tuhan-tuhan ini,
karena orang akan khusyuk dan fana
dalam nikmat lewat upacara menyalakan api
dan sesajen asap tuhan-tuhan ini,

Rabbana,
beri kami kekuatan menghadapi berhala-berhala ini...

Hadits Arba'in Ke-18


عَنْ أَبِي ذَرّ جُنْدُبْ بْنِ جُنَادَةَ وَأَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ مُعَاذ بْن جَبَلٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا عَنْ رَسُوْلِ اللهِ صلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : اِتَّقِ اللهَ حَيْثُمَا كُنْتَ، وَأَتْبِعِ السَّيِّئَةَ الْحَسَنَةَ تَمْحُهَا، وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ
]رواه الترمذي وقال حديث حسن وفي بعض النسخ حسن صحيح[
Dari Abu Zar, Jundub bin Junadah dan Abu Abdurrahman, Mu’az bin Jabal  dari Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda : Bertakwalah kepada Allah dimana saja kamu berada, iringilah keburukan dengan kebaikan niscaya menghapusnya dan pergauilah manusia dengan akhlak yang baik “(Riwayat Turmuzi, dia berkata haditsnya hasan, pada sebagian cetakan dikatakan hasan shahih).

 PELAJARAN DARI HADITS
1.   Keimanan & Ketaqwaan (kunci kebahagiaan dunia-akhirat)
a.   Makna
-  Melaksanakan segala perintah Allah & menjauhi segala larangan-Nya
-  Umar bin Khaththab : taqwa itu seperti orang yang berjalan dijalan penuh duri (ada syair dari ibnul mu’taz)
خل الذنوب صغيـــرها #   وكبيرها ذاك التقى
واصنع كماش فوق أرض #   الشوك يحـذر ما يرى
لا تحقـــرن صغيرةً #   إن الجبـالَ من الحصى
-  Ali bin Abi Thalib :
الخوف من الجليل والعمل بالتنزيل والرضا بالقليل والاستعداد ليوم الرحيل
-  Orang bertaqwa bukan berarti gak pernah salah/berdosa (QS. 3 : 135)
b.  Cangkupan
- spritual (ibadah ritual/mahdhoh) & muamalah (ghoiru mahdhoh)
- hadirkan taqwa dalam dunia : pekerjaan, bersosial masyarakat, keluarga (attahrim : 6), pendidikan, politik, ekonomi, budaya, pernikahan, dll.
- taqwa saat sendirian/keramaian, senang/sedih, dsb.
- iman kepada qadarullah, tidak menafikan hukum sebab-akibat
- pesan ketaqwaan adalah tradisi salafushshalih dlm wasiat mereka
قبل وفاة الرسول (صلى الله عليه وسلم)، وصّى الرفق بالنساء وقال:" أيها النّاس، اتّقوا الله في النّساء، اتقوا الله في النّساء، أوصيكم بالنساء خيراً".
c.   5 Kiat meraih ketaqwaan
Mu’ahadah (ingat janji dengan Allah), Mujahadah (ilmu & ‘amal), Muroqabah (merasa diawasi) seperti CCTV & sadap, Muhasabah (evaluasi & kontemplasi) seperti kaca spion, Mu’aqobah (menghukum diri)

2.   Perbanyak kebaikan
-  Bersegeralah melakukan ketaatan setelah keburukan secara langsung, karena kebaikan akan menghapus keburukan
-   عن ابن عباس رضي الله عنهما أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال : ( إن الله تجاوز عن أمتي الخطأ والنسيان وما استُكرهوا عليه ) حديث حسن رواه ابن ماجة والبيهقي وغيرهما
Dari Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuberkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:”Sesungguhnya Allah memaafkan perbuatan umatku karena kekeliruan mereka, lupa atau sesuatu yang dipaksakan kepadanya.”(Hadits hasan riwayat Ibnu Majah, Baihaqi dan selain mereka berdua)
-  Imam Ibnul Qayyim mengatakan dlm buku al-fawaid :
Manusia masuk neraka dari tiga pintu:
1. Pintu syubhat (kerancuan berpikir dalam agama)
2. Pintu syahwat
3. Pintu kemarahan, yang menyebabkan permusuhan
(tambahan : syirik)
Sedangkan inti seluruh perbuatan dosa ada tiga pula:
1. Sombong, sebab Iblis membangkang.
2. Rakus/tamak, sebab Adam dikeluarkan dari Surga.
3. Hasad, sebab qabil bunuh habil
-  قال عبد الله بن عباس رضي الله عنهما: (إنَّ للحسنة ضِيَاءً في الوجهِ ونوراً في القَلب، وَسَعَةً في الرّزقِ وقوةً في البدنِ، ومَحبَّةً في قُلُوبِ الخلقِ... وإنَّ للسيئةِ لَظُلْمةً في القلبِ واسْوِدَاداً في الوجهِ، ووَهَناً في البدنِ ونَقْصاً في الرزقِ، وبُغْضاً في قلوبِ الخَلْقِ(
-  Kebaikan itu luas dan banyak, tidak mesti mengeluarkan dana. Ibadah, shadaqah, infaq, zakat, hibah, wakaf, wajibat, dll.
3.   Hiasi diri dgn akhlaq mulia
Sangking pentingnya akhlaq, rasulullah sampe mengulangnya kembali, padahal perintah untuk bertaqwa sdh terkandung makna akhlaq disana. Bukankah rasulullha pun pernah bersabda :
وَلَا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَآنُ قَوْمٍ عَلَى أَلَّا تَعْدِلُوا اعْدِلُوا هُوَ أَقْرَبُ لِلتَّقْوَى وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ  [المائدة: 8[
إنما بعثت لأتمم مكارم الأخلاق
قالت عائشة لما سئلت رضي الله عنها عن خلق النبي ، قالت : ( كان خلقه القرآن) صحيح مسلم
خيركم أحسنكم خلقا
وعن أبي هريرة رضي الله عنه قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : (( أكمل المؤمنين إيماناً أحسنهم أخلاقاً ، وخيارهم خيارهم لنسائهم ))
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ سَلامٍ ، قَالَ : سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ : " أَيُّهَا النَّاسُأَفْشُوا السَّلامَ , وَأَطْعِمُوا الطَّعَامَ , وَصِلُوا الأَرْحَامَ , وَصَلُّوا بالليل وَالنَّاسُ نِيَامٌ , تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ بِسَلامٍ