Nasihat

"Ilmu adalah cahaya, dan cahaya Allah tidak akan diberikan kepada orang yang bermaksiat kepada-Nya"

Kamis, 12 Mei 2016

Link Download Buku Bahasa Arab "Al-'Arobiyyah Baina Yadaik" Versi Lama (pdf & ppt)

berikut ini adalah link download nya :
https://drive.google.com/open?id=0B1IGscDRrZmdN2VLWXZlYnlkYVk
besar filenya : 2GB

Langkah-langkahnya :
1. download file nya
2. extract file
3. klik file "المشروع" (format : microsoft power point)
4. jika setelah membuka file ada tampilan di layar atas seperti digambar berikut ini, maka klik "enable content" (jika emang ada)


5. setelah itu, jika file dibuka dlm bentuk "slide show" & ada tampilan seperti digambar berikut ini, maka klik "enable external content ....." (jika emang ada)

Rabu, 11 Mei 2016

Link Download Buku "Durusul Lughoh Al-'Arobiyyah"

Link Download Buku Bahasa Arab "Al-'Arobiyyah Linnasyi_in"

Buku 1 untuk Murid
Buku 1 untuk Guru

Buku 2 untuk Murid
Buku 2 untuk Guru

Buku 3 untuk Murid
Buku 3 untuk Guru

Buku 4 untuk Murid
Buku 4 untuk Guru

Buku 5 untuk Murid
Buku 5 untuk Guru

Buku 6 untuk Murid
Buku 6 untuk Guru

PEMUDA ISLAM BERKUALITAS


Tuhan 9 cm Berkepala Api

Puisi karya Taufik Ismail

Indonesia adalah sorga luar biasa ramah bagi perokok,
tapi tempat siksa tak tertahankan bagi orang yang tak merokok,

Di sawah petani merokok,
di pabrik pekerja merokok,
di kantor pegawai merokok,
di kabinet menteri merokok,
di reses parlemen anggota DPR merokok,
di Mahkamah Agung yang bergaun toga merokok,
hansip-bintara-
perwira nongkrong merokok,
di perkebunan pemetik buah kopi merokok,
di perahu nelayan penjaring ikan merokok,
di pabrik petasan pemilik modalnya merokok,
di pekuburan sebelum masuk kubur orang merokok,

Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu-na’im
sangat ramah bagi perokok,
tapi tempat siksa kubur hidup-hidup bagi orang yang tak merokok,

Di balik pagar SMU murid-murid mencuri-curi merokok,
di ruang kepala sekolah ada guru merokok,
di kampus mahasiswa merokok,
di ruang kuliah dosen merokok,
di rapat POMG orang tua murid merokok,
di perpustakaan kecamatan ada siswa bertanya
apakah ada buku tuntunan cara merokok,

Di angkot Kijang penumpang merokok,
di bis kota sumpek yang berdiri yang duduk
orang bertanding merokok,
di loket penjualan karcis orang merokok,
di kereta api penuh sesak orang festival merokok,
di kapal penyeberangan antar pulau penumpang merokok,
di andong Yogya kusirnya merokok,
sampai kabarnya kuda andong minta diajari pula merokok,

Negeri kita ini sungguh nirwana
kayangan para dewa-dewa bagi perokok,
tapi tempat cobaan sangat berat
bagi orang yang tak merokok,

Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru,
diam-diam menguasai kita,

Di pasar orang merokok,
di warung Tegal pengunjung merokok,
di restoran di toko buku orang merokok,
di kafe di diskotik para pengunjung merokok,

Bercakap-cakap kita jarak setengah meter
tak tertahankan asap rokok,
bayangkan isteri-isteri yang bertahun-tahun
menderita di kamar tidur
ketika melayani para suami yang bau mulut
dan hidungnya mirip asbak rokok,

Duduk kita di tepi tempat tidur ketika dua orang bergumul
saling menularkan HIV-AIDS sesamanya,
tapi kita tidak ketularan penyakitnya.
Duduk kita disebelah orang yang dengan cueknya
mengepulkan asap rokok di kantor atau di stopan bus,
kita ketularan penyakitnya.
Nikotin lebih jahat penularannya
ketimbang HIV-AIDS,

Indonesia adalah sorga kultur pengembangbiakan nikotin paling subur di dunia,
dan kita yang tak langsung menghirup sekali pun asap tembakau itu,
Bisa ketularan kena,

Di puskesmas pedesaan orang kampung merokok,
di apotik yang antri obat merokok,
di panti pijat tamu-tamu disilahkan merokok,
di ruang tunggu dokter pasien merokok,
dan ada juga dokter-dokter merokok,

Istirahat main tenis orang merokok,
di pinggir lapangan voli orang merokok,
menyandang raket badminton orang merokok,
pemain bola PSSI sembunyi-sembunyi merokok,
panitia pertandingan balap mobil,
pertandingan bulutangkis,
turnamen sepakbola
mengemis-ngemis mencium kaki sponsor perusahaan rokok,

Di kamar kecil 12 meter kubik,
sambil ‘ek-‘ek orang goblok merokok,
di dalam lift gedung 15 tingkat
dengan tak acuh orang goblok merokok,
di ruang sidang ber-AC penuh,
dengan cueknya,
pakai dasi,
orang-orang goblok merokok,

Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu-na’im
sangat ramah bagi orang perokok,
tapi tempat siksa kubur hidup-hidup
bagi orang yang tak merokok,

Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru,
diam-diam menguasai kita,

Di sebuah ruang sidang ber-AC penuh,
duduk sejumlah ulama terhormat merujuk
kitab kuning dan mempersiapkan sejumlah fatwa.
Mereka ulama ahli hisap.
Haasaba, yuhaasibu, hisaaban.
Bukan ahli hisab ilmu falak,
tapi ahli hisap rokok.
Di antara jari telunjuk dan jari tengah mereka
terselip berhala-berhala kecil,
sembilan senti panjangnya,
putih warnanya,
ke mana-mana dibawa dengan setia,
satu kantong dengan kalung tasbih 99 butirnya,

Mengintip kita dari balik jendela ruang sidang,
tampak kebanyakan mereka
memegang rokok dengan tangan kanan,
cuma sedikit yang memegang dengan tangan kiri.
Inikah gerangan pertanda
yang terbanyak kelompok ashabul yamiin
dan yang sedikit golongan ashabus syimaal?

Asap rokok mereka mengepul-ngepul di ruangan AC penuh itu.
Mamnu’ut tadkhiin, ya ustadz.
Laa tasyrabud dukhaan, ya ustadz.
Kyai, ini ruangan ber-AC penuh.
Haadzihi al ghurfati malii’atun bi mukayyafi al hawwa’i.
Kalau tak tahan,
Di luar itu sajalah merokok.
Laa taqtuluu anfusakum.

Min fadhlik, ya ustadz.
25 penyakit ada dalam khamr.
Khamr diharamkan.
15 penyakit ada dalam daging khinzir (babi).
Daging khinzir diharamkan.
4000 zat kimia beracun ada pada sebatang rokok.
Patutnya rokok diapakan?

Tak perlu dijawab sekarang, ya ustadz.
Wa yuharrimu ‘alayhimul khabaaith.
Mohon ini direnungkan tenang-tenang,
karena pada zaman Rasulullah dahulu,
sudah ada alkohol,
sudah ada babi,
tapi belum ada rokok.

Jadi ini PR untuk para ulama.
Tapi jangan karena ustadz ketagihan rokok,
Lantas hukumnya jadi dimakruh-makruhkan,
jangan,

Para ulama ahli hisap itu terkejut mendengar perbandingan ini.
Banyak yang diam-diam membunuh tuhan-tuhan kecil yang kepalanya berapi itu,
yaitu ujung rokok mereka.
Kini mereka berfikir.
Biarkan mereka berfikir.
Asap rokok di ruangan ber-AC itu makin pengap,
dan ada yang mulai terbatuk-batuk,

Pada saat sajak ini dibacakan malam hari ini,
sejak tadi pagi sudah 120 orang di Indonesia mati karena penyakit rokok.
Korban penyakit rokok
lebih dahsyat ketimbang korban kecelakaan lalu lintas,
lebih gawat ketimbang bencana banjir,
gempa bumi dan longsor,
cuma setingkat di bawah korban narkoba,

Pada saat sajak ini dibacakan,
berhala-berhala kecil itu sangat berkuasa di negara kita,
jutaan jumlahnya,
bersembunyi di dalam kantong baju dan celana,
dibungkus dalam kertas berwarni dan berwarna,
diiklankan dengan indah dan cerdasnya,

Tidak perlu wudhu atau tayammum menyucikan diri,
tidak perlu ruku’ dan sujud untuk taqarrub pada tuhan-tuhan ini,
karena orang akan khusyuk dan fana
dalam nikmat lewat upacara menyalakan api
dan sesajen asap tuhan-tuhan ini,

Rabbana,
beri kami kekuatan menghadapi berhala-berhala ini...

Hadits Arba'in Ke-18


عَنْ أَبِي ذَرّ جُنْدُبْ بْنِ جُنَادَةَ وَأَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ مُعَاذ بْن جَبَلٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا عَنْ رَسُوْلِ اللهِ صلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : اِتَّقِ اللهَ حَيْثُمَا كُنْتَ، وَأَتْبِعِ السَّيِّئَةَ الْحَسَنَةَ تَمْحُهَا، وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ
]رواه الترمذي وقال حديث حسن وفي بعض النسخ حسن صحيح[
Dari Abu Zar, Jundub bin Junadah dan Abu Abdurrahman, Mu’az bin Jabal  dari Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda : Bertakwalah kepada Allah dimana saja kamu berada, iringilah keburukan dengan kebaikan niscaya menghapusnya dan pergauilah manusia dengan akhlak yang baik “(Riwayat Turmuzi, dia berkata haditsnya hasan, pada sebagian cetakan dikatakan hasan shahih).

 PELAJARAN DARI HADITS
1.   Keimanan & Ketaqwaan (kunci kebahagiaan dunia-akhirat)
a.   Makna
-  Melaksanakan segala perintah Allah & menjauhi segala larangan-Nya
-  Umar bin Khaththab : taqwa itu seperti orang yang berjalan dijalan penuh duri (ada syair dari ibnul mu’taz)
خل الذنوب صغيـــرها #   وكبيرها ذاك التقى
واصنع كماش فوق أرض #   الشوك يحـذر ما يرى
لا تحقـــرن صغيرةً #   إن الجبـالَ من الحصى
-  Ali bin Abi Thalib :
الخوف من الجليل والعمل بالتنزيل والرضا بالقليل والاستعداد ليوم الرحيل
-  Orang bertaqwa bukan berarti gak pernah salah/berdosa (QS. 3 : 135)
b.  Cangkupan
- spritual (ibadah ritual/mahdhoh) & muamalah (ghoiru mahdhoh)
- hadirkan taqwa dalam dunia : pekerjaan, bersosial masyarakat, keluarga (attahrim : 6), pendidikan, politik, ekonomi, budaya, pernikahan, dll.
- taqwa saat sendirian/keramaian, senang/sedih, dsb.
- iman kepada qadarullah, tidak menafikan hukum sebab-akibat
- pesan ketaqwaan adalah tradisi salafushshalih dlm wasiat mereka
قبل وفاة الرسول (صلى الله عليه وسلم)، وصّى الرفق بالنساء وقال:" أيها النّاس، اتّقوا الله في النّساء، اتقوا الله في النّساء، أوصيكم بالنساء خيراً".
c.   5 Kiat meraih ketaqwaan
Mu’ahadah (ingat janji dengan Allah), Mujahadah (ilmu & ‘amal), Muroqabah (merasa diawasi) seperti CCTV & sadap, Muhasabah (evaluasi & kontemplasi) seperti kaca spion, Mu’aqobah (menghukum diri)

2.   Perbanyak kebaikan
-  Bersegeralah melakukan ketaatan setelah keburukan secara langsung, karena kebaikan akan menghapus keburukan
-   عن ابن عباس رضي الله عنهما أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال : ( إن الله تجاوز عن أمتي الخطأ والنسيان وما استُكرهوا عليه ) حديث حسن رواه ابن ماجة والبيهقي وغيرهما
Dari Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuberkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:”Sesungguhnya Allah memaafkan perbuatan umatku karena kekeliruan mereka, lupa atau sesuatu yang dipaksakan kepadanya.”(Hadits hasan riwayat Ibnu Majah, Baihaqi dan selain mereka berdua)
-  Imam Ibnul Qayyim mengatakan dlm buku al-fawaid :
Manusia masuk neraka dari tiga pintu:
1. Pintu syubhat (kerancuan berpikir dalam agama)
2. Pintu syahwat
3. Pintu kemarahan, yang menyebabkan permusuhan
(tambahan : syirik)
Sedangkan inti seluruh perbuatan dosa ada tiga pula:
1. Sombong, sebab Iblis membangkang.
2. Rakus/tamak, sebab Adam dikeluarkan dari Surga.
3. Hasad, sebab qabil bunuh habil
-  قال عبد الله بن عباس رضي الله عنهما: (إنَّ للحسنة ضِيَاءً في الوجهِ ونوراً في القَلب، وَسَعَةً في الرّزقِ وقوةً في البدنِ، ومَحبَّةً في قُلُوبِ الخلقِ... وإنَّ للسيئةِ لَظُلْمةً في القلبِ واسْوِدَاداً في الوجهِ، ووَهَناً في البدنِ ونَقْصاً في الرزقِ، وبُغْضاً في قلوبِ الخَلْقِ(
-  Kebaikan itu luas dan banyak, tidak mesti mengeluarkan dana. Ibadah, shadaqah, infaq, zakat, hibah, wakaf, wajibat, dll.
3.   Hiasi diri dgn akhlaq mulia
Sangking pentingnya akhlaq, rasulullah sampe mengulangnya kembali, padahal perintah untuk bertaqwa sdh terkandung makna akhlaq disana. Bukankah rasulullha pun pernah bersabda :
وَلَا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَآنُ قَوْمٍ عَلَى أَلَّا تَعْدِلُوا اعْدِلُوا هُوَ أَقْرَبُ لِلتَّقْوَى وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ  [المائدة: 8[
إنما بعثت لأتمم مكارم الأخلاق
قالت عائشة لما سئلت رضي الله عنها عن خلق النبي ، قالت : ( كان خلقه القرآن) صحيح مسلم
خيركم أحسنكم خلقا
وعن أبي هريرة رضي الله عنه قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : (( أكمل المؤمنين إيماناً أحسنهم أخلاقاً ، وخيارهم خيارهم لنسائهم ))
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ سَلامٍ ، قَالَ : سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ : " أَيُّهَا النَّاسُأَفْشُوا السَّلامَ , وَأَطْعِمُوا الطَّعَامَ , وَصِلُوا الأَرْحَامَ , وَصَلُّوا بالليل وَالنَّاسُ نِيَامٌ , تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ بِسَلامٍ

Hadits Arba'in Ke-17



عَنْ أَبِي يَعْلَى شَدَّاد ابْنِ أَوْسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ عَنْ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ :إِنَّ اللهَ كَتَبَ اْلإِحْسَانَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ، فَإِذَا قَتَلْتُمْ فَأَحْسِنُوا الْقِتْلَةَ وَإِذَا ذَبَحْتُمْ فَأَحْسِنُوا الذِّبْحَةَ وَلْيُحِدَّ أَحَدُكُمْ شَفْرَتَهُ وَلْيُرِحْ ذَبِيْحَتَهُ (رواه مسلم(
Dari Abu Ya’la Syaddad bin Aus ra, dari Rasulullah SAW bersabda: Sesungguhnya Allah telah menetapkan perbuatan baik (ihsan) atas segala sesuatu .  Jika kalian membunuh maka berlakulah baik dalam hal tersebut. Jika kalian menyembelih  berlakulah baik dalam hal itu; hendaklah kalian mengasah pisaunya danmenyenangkan hewan sembelihannya. (HR. Muslim)

Takhrij Hadits
Hadits diriwayatkan oleh Imam Muslim no 3615, Imam Abu Daud no 2432, Imam Turmudzi No 1329, Imam Nasa’i no 4329, Imam Ibnu Majah no 3161, Imam Ahmad bin Hambal no 16490.

PELAJARAN DARI HADITS
1.   Syariat Islam menuntut perbuatan ihsan (berbuat kebaikan) kepada setiap makhluk termasuk diantaranya adalah hewan.
وَأَحْسِنُوَاْ إِنَّ اللّهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ﴿Al-Baqarah :195
وَأَحْسِن كَمَا أَحْسَنَ اللَّهُ إِلَيْكَ وَلاَ تَبْغِ الْفَسَادَ فِي اْلأَرْضِ إِنَّ اللَّهَ لاَ يُحِبُّ الْمُفْسِدِينَ ﴿Al-Qashsas : 77
Secara bahasa ihsan artinya (puncak) kebaikan, atau ikhlas dan berbuat sebaik mungkin (itqan).
Secara istilah, ihsan adalah mengikhlaskan ibadah hanya untuk Allah SWT dengan menyempurnakan pelaksanaannya seakan-akan kita “melihat” Allah SWT saat beribadah, atau (jika tidak mampu hingga ke derajat tersebut) kita merasakan bahwa Allah SWT menyaksikan apapun yang kita kerjakan hingga kepada hal yang sekecil-kecilnya
2.   Cakupan makna ihsan, meliputi antara lain :
a.    Ihsan kepada sesama manusia (khususnya orang tua) :
وَاعْبُدُواْ اللّهَ وَلاَ تُشْرِكُواْ بِهِ شَيْئاً وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَاناً وَبِذِي الْقُرْبَى وَالْيَتَامَى وَالْمَسَاكِينِ وَالْجَارِ ذِي الْقُرْبَى وَالْجَارِالْجُنُبِ وَالصَّاحِبِ بِالجَنبِ وَابْنِ السَّبِيلِ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ إِنَّ اللّهَ لاَ يُحِبُّ مَن كَانَ مُخْتَالاً فَخُوراً﴿٣٦﴾
Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri (QS. An-Nisa’ : 36)
b.    Ihsan kepada hewan dan tumbuhan
3.   Tidak boleh menyiksa dan merusak tubuh sebagai sasaran dan tujuan, tidak juga boleh menyayat-nyayat orang yang dihukum qishash (membunuh manusia karena alasan yang dibenarkan Allah SWT). (perhatikan adab dalam menegakkan had qishash)
4.   Termasuk ihsan juga berbuat baik terhadap hewan ternak dan belas kasih terhadapnya. Tidak boleh membebaninya diluar kemampuannya serta tidak menyiksanya saat menyembelihnya. (perhatikan adab menyembelih)
5.   Adab menyembelih
a.    Menyebut nama Allah, bismillahirrahmanirrahim
b.    Berbuat kasih sayang kepada hewan seperti memberi makan, dll.
c.    Menajamkan pisau
d.    Menjauhkan hewan, ketika menajamkan pisau
e.    Menjauhkan hewan dari penglihatan hewan lain yang sedang disembelih
f.     Menggiring Kambing Ke Tempat Penyembelihan Dengan Baik
g.    Membaringkan Hewan Yang Akan Disembelih
h.    Menyembelih dengan tangan kanan
i.      Tempat (Bagian Tubuh) Yang Disembelih (sekitar kerongkongan dan labah. [Labah adalah lekuk yang ada di atas dada]
j. Menghadapkan hewan sembelihan ke arah kiblat
k.    Meletakkan telapak kaki di atas sisi hewan sembelihan
     l. Tidak menyembelih menggunakan taring/gading & kuku